Diare – Muntah (Penyakit Pada Anak dan Cara Mengatasinya)

Mother Taking Temperature Of Sick Daughter

Hampir serupa dengan batuk, diare & muntah adalah anugerah terindah yang Tuhan berikan pada manusia.  Diare & muntah adalah mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan racun, virus/kuman yang masuk ke dalam tubuh. Diare & muntah itu ibarat alarm tubuh untuk memberitahukan bahwa ada sesuatu yg tidak beres dalam tubuh kita. Yang perlu dilakukan adalah mencari PENYEBAB nya.

Tidak perlu diberikan obat anti muntah atau obat untuk “mampet”kan diarenya. Obat-obat tsb memang akan mengurangi/menghentikan diare/muntah, tetapi tidak mengobati penyakitnya.

Perbaikan tersebut bersifat “semu”. Ibarat bom waktu. Kita terkecoh seolah anak membaik, padahal penyakitnya masih terus berlangsung.  Selain itu, obat2 tersebut juga bukan tanpa risiko / efek samping.

 

Penyebab:

>80% penyebabnya pada anak, terutama bayi, adalah virus. Dikenal juga dengan ROTAVIRUS.

v  Food poisoning.

v  Alergi makanan,

Pemakaian antibiotik.

 

Pengobatan – Cegah Dehidrasi

v  ASI diteruskan, campur dg Oral rehydration Solution (ORS) seperti pedialit atau oralit.

v  Perbanyak minum.

v  Bila diare hebat, fokus pada upaya rehidrasi (menjaga agar tidak dehidrasi).  Kalau perlu, untuk sementara waktu tidak perlu makan sampai dehidrasi teratasi.

 

Kapan menghubungi dokter?

v  Ada darah di tinja atau tinja berwarna hitam

v  Tanda-tanda dehidrasi berat : tidak buang air kecil > 8 jam, bibir kering, air mata kering ketika menangis, skin turgor menurun (jika tangan dicubit, tidak akan kembali seperti semula), mata cekung, abdomen (sekitar perut) cekung, fontanelle (ubun-ubun) pada bayi cekung.

v  Luar biasa mengantuk, sulit dibangunkan.

v  Luar biasa lemas, layu.

 

Prinsip:

v  Umumnya tidak perlu diberi antibiotik, antibiotik hanya bila tinja berdarah (butuh evidence/lab). Pada banyak kasus, antibiotik justru akan memperparah diarenya. Belum lagi pemakaian antibiotik tidak pada tempatnya akan menyebabkan infeksi tambahan oleh jamur/fungus/candida.

v  Jangan minum obat untuk menghentikan diare seperti primperan, motilium, juga tidak perlu minum Kaopectate, smecta, ensim, dsb.

v  Pada diare biasa, tidak perlu mengganti susu formula.

- INGAT – Jangan memberikan obat anti muntah!

(Original article written by Dr. Purnamawati S Pujiarto, SpAK, MMPedEdited by Lulu to be used in Seminat PESAT 2)

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>