Tanda-Tanda Awal Kehamilan Wanita

testpack1

Kehamilan merupakan suatu hal yang sangat ditunggu-tunggu bagi pasangan yang telah menikah terutama bagi seorang wanita. Dalam memasuki masa kehamilan seorang wanita akan mengalami berbagai macam perubahan, baik perubahan secara fisik maupun emosional.

Kehamilan memang sering kali membingungkan, terutama pada pasangan muda yang sedang menunggu kehamilan pertama mereka. Karena kurang pengalaman dan kurang pengetahuan membuat mereka tidak tahu dengan pasti ciri-ciri kehamilan. Tidak ada wanita yang memiliki ciri yang sama persis saat sedang hamil dan bahkan ciri tersebut berbeda juga antara kehamilan pertama dan selanjutnya.

Tanda-tanda kehamilan pastinya harus diketahui oleh seorang wanita agar dapat bertindak secara baik dalam menjaga kandungannya agar janin hidup sehat dan selamat selama dalam kandungan. Banyak wanita yang masih merasakan kebingungan dalam mengetahui gejala kehamilan awal, bahkan beberapa diantaranya tidak bisa membedakan antara tanda-tanda akan datang masa menstruasi dan tanda-tanda hamil muda.

Kehamilan secara pasti hanya bisa di diagnosa oleh Dokter melalui beberapa tes. Namun demikian terdapat beberapa ciri pada wanita yang merupakan tanda sedang hamil. Berikut ini kita akan membahas beberapa tanda awal kehamilan yang paling umum dialami kaum wanita.

Terlambat datang bulan atau menstruasi, dimana mestruasi terjadi bila sel telur tidak dibuahi dan pada orang hamil ketika sel telur dibuahi maka menstruasi tidak akan terjadi lagi.

Mudah capek dan lelah juga mudah mengantuk yang berlebihan akibat perubahan hormonal dan kinerja organ vital yang meningkat seperti ginjal, jantung dan paru-paru akibat pertumbuhan dan perkembangan janin dalam tubuh wanita yang mengandung.

Payudara membesar karena pada wanita hamil akan memproduksi hormon esterogen dan progesteron yang lebih meningkat, dan juga payudara akan terasa lebih sensitif akan terasa sakit dan nyeri bila dipegang.

Pusing atau sakit kepala akibat faktor fisik seperti kelelahan dan tekanan darah, dan bisa juga diakibat secara emosional karena perasaan tegang dan depresi.

Mual dan Muntah yang dipicu peningkatan hormon HCG (Human chorionic Gonadotrophin) pada aliran darah dan saluran kencing yang akan berefek pada lapisan perut terasa perih yang dapat menimbulkan mual dan muntah, namun rasa mual ini akan hilang saat kehamilan memasuki trimester kedua.

Sering buang air kecil akibat kandung kemih tertekan oleh keberadan janin yang tumbuh juga akibat peningkatan sirkulasi darah, pada kandung kemih juga lebih cepat dipenuhi urine karena adanya peningkatan hormon kehamilan.

Susah buang air besar (Sembelit). Pada wanita hamil hormon progesterone meningkat yang mengendurkan otot-otot rahim dan juga otot dinding usus yang dapat menyebabkan susah buang air besar namun memiliki keuntungan yaitu penyerapan nutrisi yang lebih baik lagi.

Ingin buang air liur (meludah) akibat perubahan hormon estrogen sehingga membuat ingin meludah namun kondisi tersebut biasanya akan menghilang dengan sendirinya memasuki trimester kedua.

Temperatur suhu basal tubuh meningkat. Suhu tubuh basal berarti suhu terendah yang dicapai oleh tubuh dalam keadaan istirahat (tidur), pada wanita hamil akan meningkat selama terjadinya kehamilan.

Munculnya bercak darah bisa menjadi tanda kehamilan yang terjadi pada wanita hamil 1 minggu sampai 10 hari masa kehamilan akibat terjadi ovulasi atau pembuahan akibat menempelnya embrio pada didinding rahim. Munculnya bercak darah atau flek yang biasanya diikuti kram perut yang secara teratur sampai pada trimester kedua. (Referensi: www.weblog.web.id)

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *