Cara Merawat Bayi Bagi Ibu Baru

mother breast feeding her childMenyusui, menidurkan, mengganti popok: Ada begitu banyak hal yang harus dipelajari tentang merawat bayi Anda. Kami akan menunjukkan kesalahan yang umum terjadi pada pemula, kemudian membantu Anda bagaimana menjadi seperti ahlinya.

1. Terlalu Penuh Menjejalkan Ranjang Bayi

Sangat menggoda untuk memenuhi ranjang bayi dengan pernak-pernik perlengkapan bayi; semuanya begitu menggemaskan! Tapi terlalu banyak mainan dan benda-benda lainnya dapat menimbulkan stimulasi berlebihan dan sangat berbahaya.

Yang harus diperbaiki

Bantal, boneka binatang, selimut bisa menimbulkan bahaya kematian bayi karena sesak nafas. Orang tua sangat dihimbau untuk tidak menggunakan bantal bayi atau guling karena dapat meningkatkan resiko bayi kehabisan nafas. Hal terbaik yang dapat Anda berikan adalah suasana kamar yang tenang, cahaya redup, suhu kamar yang nyaman untuk bayi tidur. Yang bayi Anda butuhkan hanyalah sprei bersih yang pas ukurannya dan kasur yang kokoh.

2. Tidak Merawat Diri Sendiri

Para ibu biasanya sangat besar perhatiannya terhadap orang lain, tapi tidak terhadap dirinya sendiri. Sangat mudah menjadikan bayi prioritas dan mengabaikan kesehatan Anda sendiri, Anda keliru jika merasa egois karena berpikir tentang kebutuhan diri sendiri.

Yang harus diperbaiki

Memang, mendapatkan tidur yang baik, atau bahkan mandi lima menit, sangat sulit di beberapa bulan pertama, tetapi Anda dapat berusaha untuk makan yang sehat. Tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak menempatkan bayi di kereta dorong atau gendongan dan berjalan keluar rumah setiap hari.

3. Membandingkan Bayi Anda dengan Bayi Lain

Orang tua cenderung mengamati dan membandingkan bayi lain dengan bayi mereka sendiri, mereka menganggap ada sesuatu yang salah jika bayi mereka kelakuan dan tumbuh kembangnya tidak seperti bayi yang lain.

Yang harus diperbaiki

Memang pedoman perkembangan umum tertentu berlaku untuk semua bayi, tapi ingat bahwa anak Anda adalah seorang individu. Kepribadian bawaan nya akan mempengaruhi bagaimana ia mencapai tahapan perkembangannya. Beberapa bayi aktif bersuara tapi pasif secara fisik, bayi yang lain menggeliat, memegang dan merangkak dulu. Perlu diingat seiring bertambahnya umur bayi anda, rentang “normal” melebar. Bayi mampu tersenyum kepada orang biasanya terjadi sekitar minggu ke 8, mulai duduk antara 5 sampai 7 bulan dan mulai berjalan antara 9 sampai 16 bulan. Bayi-bayi normal bisa mencapai perkembangan di batas waktu awal maupun akhir. Seperti biasa, pergi ke dokter anak Anda terhadap segala kekhawatiran besar mengenai tumbuh kembangnya.

4. Tidak Melibatkan Sang Ayah

Pada umumnya ayah sering merasa tidak dibutuhkan ketika melihat segala sesuatunya ibu yang mengerjakan. Si ayah mulai berpikir, “Mengapa saya dibutuhkan di sini?'” Hal ini tidak mejadikan hubungan yang baik untuk pasangan atau bagi seluruh keluarga.

Yang harus diperbaiki

Mulailah libatkan sang ayah. Memang, ia tidak bisa menyusui, tapi hampir semua tugas lain dapat dilakukannya. Ayah dapat mengambil alih mengganti popok, memandikan dan memakaikan pakaian bayi, membawa bayi untuk berjalan-jalan atau pergi ke dokter anak. Selain membagi tugas-tugas; ini juga menghindari dominasi penuh seorang ibu terhadap bayinya. Mintalah pasangan Anda untuk menghadiri kelas perawatan bayi dengan Anda, dengan cara itu Anda berdua belajar pada waktu yang sama.

5. Memiliki Jadwal Tidur Yang Kaku

Rutinitas membantu – tetapi berusaha untuk tetap berpegang pada jadwal ala militer akan membuat semua orang sengsara. Anda akan kewalahan untuk menidurkan bayi ketika dia tidak lelah atau menjaga dia ketika dia pup. Segalanya menjadi rumit jika Anda tidak dapat menyimpang dari “jadwal.”

Yang harus diperbaiki

Kebanyakan bayi baru lahir akan bangun setiap dua sampai tiga jam. Tapi jangan marah jika bayi Anda tidak tidur siang sesuai jadwal. “Bayi melalui banyak siklus perubahan atau tahap perkembangan yang pesat dalam tiga bulan pertama. Memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan adalah salah satu pelajaran berharga dalam merawat bayi. Jadi berusahalah fleksible dan jangan panik jika bayi Anda tidur diwaktu menyusui atau tidak mengantuk diatas jam 8 malam.

6. Lupa Menikmati Momen Berharga

Tanyakan kebanyakan orang tua apa yang mereka ingin lakukan jika memiliki kesempatan; banyak orang akan berkata, “Aku mau menikmati bulan-bulan merawat bayiku lagi.” Waktu-waktu yang ada dalam hidup Anda akan berlalu; jangan terlalu tertekan sehingga Anda lupa untuk membuat kenangan indah.

Yang harus diperbaiki

Hal ini klise, tapi benar: Sebagai orang tua baru, Anda perlu mengambil beberapa menit setiap hari untuk menghitung berkat-berkat Anda. Setelah Anda mempunyai rutinitas yang baik, waktu makan bayi adalah waktu yang ideal untuk melakukannya. Hafalkan wajah manis bayi Anda, genggaman tangannya yang kuat dan jari kakinya yang menggemaskan. Anda memiliki makhluk yang luar biasa – nikmati waktu-waktu ajaib yang Anda miliki.

7. Mencoba untuk menjadi Supermom

Ya, Anda terbiasa merasa mampu di tempat kerja, rumah dan semua aspek kehidupan lainnya, tapi itu tidak berarti Anda harus mengurus bayi sendiri. “Dalam sejarah manusia, kita membesarkan anak-anak kita bersama-sama,” kata dokter anak di New York City, Cheryl Wu MD “Kita makhluk sosial, tetapi dalam beberapa tahun terakhir kita telah menciptakan mentalitas palsu ini, “Saya bisa melakukan ini sendirian.”

Yang harus diperbaiki

Telan harga diri Anda dan terima semua tawaran bantuan, atau mintalah bantuan, saran Dr Wu. “Dalam tiga bulan setelah melahirkan, pekerjaan Anda hanyalah mengurus bayi dan merawat diri sendiri,” katanya. “Orang lain harus mencuci piring, yang membawakan makanan untuk Anda dan sebagainya.” Sikap ini bukan hanya baik untuk Anda, tapi baik juga untuk anak Anda. “Bayi mendapat manfaat dari banyak pengasuh.”

8. Berpikir Bahwa Anda Tidak Memberi Bayi Anda Cukup Makan

Ini adalah respon spontan: bayi menangis, dan Anda memberikan payudara atau botol susu. Tapi menangis tidak selalu berarti dia lapar – ia mungkin lelah, terlalu bersemangat, panas, tidak nyaman atau sekadar bosan.

Yang harus diperbaiki

Dengarkan dokter anak Anda; jika bayi Anda terus berkembang dengan banyak popok basah dan kotor, dia mendapatkan cukup makan. (Jika dia tidak, dokter Anda akan memiliki strategi untuk membantu.) Di rumah, berusahalah untuk mencari tahu arti setiap tangisan bayi. Mungkin sulit pada awalnya, tetapi jika Anda benar-benar memperhatikan Anda akan dapat membedakan arti tangisan “Aku bosan” dari “Aku mulai lelah” dari “Aku lapar.”

9. Tidak Mempercayai Insting Anda

Memiliki bayi tak berdaya untuk dirawat adalah peristiwa dramatis, yang mengubah hidup dan membawa kekhawatiran baru: Bagaimana saya tahu kapan dia lapar? Lelah? Sakit? Ditambah begitu banyak saran dari teman-teman dan kerabat, tak heran orang tua baru menjadi ragu-ragu dan tak percaya diri.

Yang harus diperbaiki

Pertama, sadari bahwa Anda tidak sendirian. Kekuatiran adalah hal normal untuk ibu dan ayah pemula. Anda tidak berpengalaman, dan Anda tidak yakin jika keputusan Anda adalah tepat. Dengarkan saran-saran, tapi tetap gunakan insting Anda; semua orang dari ibu mertua Anda sampai teman akan memiliki kata-kata bijak – yang seringkali bertentangan – mengenai masalah tidur, kolik dan makan. Yang terbaik adalah, mencari beberapa sumber terpercaya: dokter anak Anda, komunitas ibu-ibu baru atau teman terpercaya dengan anak-anak yang sudah besar. Sadari bahwa bayi Anda adalah guru terbaik Anda. Dengan berlalunya hari dan minggu Anda akan memliki ikatan lebih dalam dengan bayi, Anda akan menjadi lebih dan lebih percaya diri dalam merawat dirinya.

10. Tidak Memiliki Jadwal Tidur

Anda sulit untuk memiliki tidur yang baik ketika bayi tidur dengan waktu dan tempat yang tak menentu setiap hari (yaitu kursi mobil, ayunan, lengan Ibu). Banyak orang tua merasa bahwa waktu tidur akan terjadi dengan sendirinya; mereka tidak melihatnya sebagai masalah. Tapi menentukan waktu tidur untuk diri sendiri adalah keterampilan yang harus dipelajari, dan kita secara perlahan dapat membentuk kebiasaan bayi sejak dini.”

Yang harus diperbaiki

Pada saat bayi Anda berusia 3 atau 4 bulan, siang hari dan malam harinya sudah harus memiliki pola. Salah satu cara untuk memulai: Bangunkan bayi Anda pada waktu tertentu di pagi hari, misalnya jam 7:30. Kedengarannya berlawanan untuk membangunkan bayi tidur, tapi lebih mudah untuk membentuk rutinitasnya jika Anda memulai hari pada waktu yang sama setiap hari. Di malam hari, tentukan waktu (misalnya, 7:30-20:00) untuk waktu tidur bersama dan menaatinya. Caranya adalah dengan memilih waktu ketika bayi Anda terlihat lelah di antara waktu yang sudah Anda tentukan. Kunci untuk tidur sukses dimulai dengan rutinitas. Cobalah mandi, pijatan ringan dan sebuah buku sebelum tidur. Bayi akan belajar tertidur setelahnya.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *