Makanan Penambah Berat Badan Bayi

baby weight1

Menjaga gizi dan kesehatan bayi dan anak memang merupakan tanggung jawab orangtua yang seutuhnya. Kurangnya berat badan anak merupakan salah satu hal yang paling dikhawatirkan oleh ibu, maka mengetahui makanan penambah berat badan bayi merupakan hal yang penting.

Sebagai orangtua, Anda membutuhkan panduan mengenai apa saja makanan bergizi yang baik diberikan untuk anak dan bayi Anda. Cobalah memperkenalkan makanan baru bagi anak Anda setiap minggunya. Namun perlu diingat bahwa pemberian makanan padat seperti bubur bayi baru boleh dilakukan ketika anak menginjak usia 6 bulan ke atas. Pemberian makanan padat pada bayi usia dibawah 6 bulan sangat berbahaya.

Berikut adalah makanan penambah berat badan bayi yang dapat Anda coba berikan bagi buah hati Anda.

ASI / Susu formula

ASI merupakan makanan utama bayi di bawah umur 6 bulan. ASI sudah mengandung cukup gizi dan nutrisi yang diperlukan bayi di bawah umur 6 bulan. Berikan ASI kapanpun bayi mau. Susu formula dapat menjadi makanan tambahan bagi bayi di atas umur 6 bulan. Setelah menginjak umur 6 bulan, jika bayi kurang berat badannya, coba tambahkan susu formula.

Daging

Berikan daging ayam setelah bayi Anda menginjak usia 8 bulan. Daging ayam dapat menjadi makanan penambah berat badan bayi karena mengandung banyak niasin, magnesium, Vitamin B6, Vitamin B12 dan yang paling penting mengandung protein dan kolesterol sehat. Untuk usia lebih kecil, ayam dapat diberikan dalam bentuk kuah kaldu.

Minyak Zaitun

Minyak zaitun dapat menjadi makanan penambah berat badan bayi karena mengandung lemak baik. Tambahkan sebanyak 1 sendok teh pada bubur saring anak Anda. Jenis minyak zaitun yang terbaik adalah extra virgin olive oil.

Keju

Makanan full lemak seperti keju parut adalah makanan bayi yang bagus untuk meningkatkan kalori si kecil Anda agar cepat gemuk dan badan berisi.

Ubi Manis

Berikan ubi manis pada bayi berusia 6 bulan ke atas. Ubi mengandung lemak jenuh dalam kadar yang rendah, serat, magnesium, kalium, Vitamin A, C dan B6 dalam kadar yang tinggi. Kalori yang terkandung pun banyak dan padat.

Alpukat

Kandungan lemak yang sehat pada alpukat dapat membantu menaikkan berat badan anak. Alpukat juga mengandung serat yang baik bagi pencernaan. Berikan alpukat dalam bentuk bubur lembut bagi bayi berusia di atas 6 bulan.

Pisang

Buah pisang dapat mulai Anda berikan bagi bayi di atas umur 6 bulan. Makanan penambah berat badan bayi ini kaya akan serat, kalium, Vitamin C, Vitamin B6 dan mengandung kalori yang padat. Pada bayi usia 6 – 8 bulan, berikan pisang dalam bentuk bubur pisang.

Kuning Telur

Berikan kuning telur pada bayi berusia di atas 8 bulan. Kuning telur mengandung zat gizi yang penting untuk tumbuh kembang otak anak. Bila timbul reaksi alergi, misalnya bintik-bintik merah pada kulitnya, maka sebaiknya tunda pemberiannya sampai bayi berusia 1 tahun. Kuning telur rebus bisa diberikan dengan penambahan cairan, misalnya kaldu.

Selai Kacang

Berikan selai kacang pada bayi umur 10 bulan ke atas. Selai kacang mengandung banyak kolesterol dan protein yang dapat menaikkan berat badan bayi. Bila anak Anda telah berusia 1 tahun, selai kacang dapat menjadi teman roti tawar bagi menu makanan anak Anda.

Memiliki bayi yang sehat dan gizi yang baik merupakan tujuan semua orangtua. Untuk itu sebaiknya Anda mengetahui berat badan ideal bayi.

  • Berat badan normal bayi baru lahir adalah 2.5kg sampai 4kg
  • Usia 5 bulan, berat badan bayi harus 2x berat badan saat lahir
  • Usia 1 tahun, berat badan bayi harus 3x berat badan saat lahir
  • Usia 2,5 tahun, berat badan bayi harus 4x berat badan saat lahir

Kombinasikan makanan – makanan penambah berat badan bayi setiap harinya agar bayi mendapat banyak nutrisi yang cukup dan beragam.  Untuk mengetahui berat badan normal anak seusianya silahkan lihat Tabel Berat Badan Anak. (Sumber : dedaunan.com)

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *