Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

ASI merupakan salah satu sumber nutrisi yang paling baik untuk bayi anda. Pemberian ASI secara eksklusif pada enam bulan pertama memberikan manfaat yang bisa dirasakan dalam jangka panjang. Selain memungkinkan penurunan risiko alergi, bayi yang diberikan ASI, lebih sedikit yang terkena penyakit saluran napas bagian bawah, infeksi telinga, dan meningitis.

Masalah paling sering dihadapi oleh ibu menyusui adalah kurangnya produksi ASI. Masih banyak ibu yang tidak mengetahui cara memperbanyak ASI secara alami. Sebenarnya, tubuh wanita secara alami dapat memproduksi ASI tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya baik pada ibu ataupun bayi. Dibawah ini beberapa cara memperbanyak ASI secara alami:

  • Berikan ASI Sesering Mungkin

Bayi yang baru lahir membutuhkan ASI setiap 2-3 jam, tanpa peduli siang atau malam hari. Pada prinsipnya, makin sering diberikan, produksi ASI akan makin bertambah. Hal ini terjadi karena pada saat Anda terus memberi ASI, hormon prolaktin terus bekerja merangsang produksi ASI, artinya tubuh memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. Bila kita tidak konsisten dan jarang menyusui, produksi ASI pun akan berkurang. Jangan lupa untuk menyusui menggunakan kedua payudara secara bergantian.

  • Pemijatan Payudara

Bersihkan puting susu agar jalan keluar ASI lancar. Caranya, bersihkan dengan baby oil sebelum mandi. Lakukan sambil memilin-milin puting terutama pada lipatan-lipatan di ujung puting. Lakukan hal ini beberapa hari sekali.

Sering-seringlah melakukan pijatan pada payudara dengan menggunakan baby oil. Pemijatan dilakukan dari bagian pangkal payudara, tekan dinding payudara menggunakan dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah. Lakukan gerakan melingkar pada bagian luar payudara selama 30 detik lalu buat gerakan memutari payudara hingga menuju puting seperti bentuk obat nyamuk bakar. Lakukan hanya dari pangkal menuju puting. Bukan sebaliknya.

  • Memompa ASI

Gunakan pompa setiap kali selesai menyusui. Masing-masing payudara setidaknya dipompa sekitar 10 menit. Jangan pedulikan berapa banyak ASI yang kita dapat, karena tujuan memompa adalah untuk memberikan rangsangan dan stimulasi pada payudara. Selain itu, memompa dapat mengosongkan ASI yang tidak dihabiskan bayi sehingga payudara memproduksi ASI kembali untuk mengganti ASI yang sudah keluar.

  • Ciptakan Suasana Tenang Saat Menyusui

Buat suasana yang tenang dan rileks sehingga membuat bayi anda lebih lama menyusui. Anda dapat menciptakan kontak kulit dengan bayi sehingga ketika anda mengajak komunikasi atau membelainya akan memicu hormon oksitosin yang berperan dalam memproduksi ASI.

  • Istirahat Yang Cukup Dan Hindari Stress

Istirahat dan menghindari stres bagi ibu adalah hal terbaik untuk memperbanyak ASI. Atur jadwal tidur Anda, misalnya jika bayi sedang tidur, Anda dianjurkan untuk tidur juga. Beristirahat pun bisa dilakukan sambil bersantai bersama bayi atau mengurangi kegiatan di luar rumah. Jika Anda berhasil mendapatkan tidur yang cukup dan tetap santai, maka produksi ASI akan semakin baik kualitas ataupun kuantitasnya.

  • Hindari Menggunakan Dot Atau Botol

Selama 6 bulan pertama, ASI dan menyusui harus menjadi satu-satunya cara bayi mendapat asupan makanan dan minumannya. Bahkan ketika Anda sudah memompa susu hingga berbotol-botol. Dengan menggunakan dot, bayi bisa mengalami kebingungan manakah yang merupakan puting ibu. Karena aliran dot atau botol lebih lancar dan kencang, bisa-bisa bayi akan menolak disusui langsung oleh ibu. Hal ini akan membuat produksi ASI berkurang bahkan sampai berhenti.

  • Banyak Minum Air Putih

Selama menyusui, seorang ibu dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan air putih. Sebab, produksi ASI mungkin berkurang jika tubuh kekurangan air. Sediakan air putih di dekat Anda beraktivitas agar selalu ingat untuk minum. Minumlah sebelum Anda merasa haus. Tidak hanya air putih, minum jus buah atau sayuran tanpa gula juga akan memperbanyak ASI. Hindari minuman yang mengandung bahan kimia dan kafein karena akan berpengaruh buruk bagi bayi.

  • Makan Makanan Bergizi

Selama masa menyusui yang eksklusif, ibu memerlukan tambahan asupan kalori sebesar 300-500 kalori setiap hari. Makanan bergizi dan sehat akan meningkatkan produksi dan kualitas ASI. Beberapa makanan yang dapat memperbanyak ASI yang umum dikonsumsi adalah daun katuk, sayuran dari segala jenis, buah-buahan, kacang-kacangan, gandum, serta berbagai jenis biji-bijian akan merangsang produksi ASI secara alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by wp-copyrightpro.com